Info
Selama pandemi Covid-19 kami melakukan physical distancing sesuai arahan Bapak Presiden.
  February 25, 2024     11:34  
980 79


PENGANTAR

Dalam dunia bisnis, terdapat peran penting yang dijalankan oleh dua entitas yang sering kali membingungkan, yaitu tentang perbedaan antara direktur dan komisaris.

Baik direktur maupun komisaris memiliki peran yang berbeda dalam mengelola suatu perusahaan.

Namun, pemahaman yang jelas tentang perbedaan keduanya menjadi krusial dalam memahami struktur dan fungsional suatu perusahaan.

Ingin mengetahui lebih lanjut tentang perbedaan antara direktur dan komisaris? Mari simak penjelasannya.

PENGERTIAN

Pengertian Direktur

Direktur adalah individu yang memegang posisi kepemimpinan tertinggi dalam sebuah perusahaan atau organisasi. Mereka bertanggung jawab langsung atas pengelolaan operasional sehari-hari perusahaan dan bertindak sebagai perwakilan eksklusif perusahaan didalam dan diluar organisasi.

Tugas utama seorang direktur adalah merencanakan, mengarahkan dan mengawasi semua aspek operasional perusahaan.

Mereka bertanggung jawab untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengelola sumber daya yang tersedia, membuat keputusan strategis, serta mengkoordinasikan dan memimpin tim kerja.

Perbedaan direktur dan komisaris adalah tingkatan otoritas untuk membuat keputusan penting yang mempengaruhi arah dan kinerja perusahaan Seorang direktur berhak melakukan penetapan kebijakan, rencana bisnis, anggaran dan keputusan lainnya yang terkait dengan operasional harian.

Mereka juga berperan dalam menjalin hubungan dengan pemangku kepentingan, seperti pemegang saham, karyawan, pelanggan dan mitra bisnis.

Selain itu, direktur juga memiliki tanggung jawab dalam mengawasi dan memastikan kelancaran operasional perusahaan, seperti manajemen sumber daya manusia, keuangan, pemasaran, produksi dan lain-lain. Mereka harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang industry perusahaan, tren pasar, serta peraturan dan kebijakan yang berlaku.

Dalam beberapa perusahaan, terdapat posisi direktur eksklusif yang berfokus pada tugas-tugas operasional, sementara direktur non-eksekutif lebih berperan dalam pengawasan dan memberikan nasihat kepada direksi.


Namun, pengertian direktur secara umum mengacu pada individu yang memiliki tanggung jawab utama dalam menjalankan dan mengelola perusahaan.

Mereka harus memiliki kempemimpinan yang kuat, kemampuan mengambil keputusan yang baik, visi strategis, serta kemampuan untuk menghadapi tantangan dan mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang beragam.

Secara keseluruhan, direktur adalah individu yang memiliki tanggung jawab utama dalam mengelola operasional harian perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin eksekutif. Peran mereka mencakup pengambilan keputusan strategis, manajemen operasional, dan mencapai tujuan secara efektif.

Pengertian Komisaris

Komisaris adalah anggota dewan komisaris suatu perusahaan yang memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengatur jalannya operasional perusahaan.

Mereka dipilih dan ditunjuk olehpemegang saham untuk mewakili kepentingan pemegang saham dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan. Tugas utama seorang komisaris adalah mengawasi kegiatan direktsi (manajemen perusahaan).

Memastikan bahwa keputusan yang diambil oleh direksi sesuai denganhukum, peraturan, serta kepentingan pemegang saham. Mereka berperan dalam memastikan adanya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta memastikan bahwa perusahaan beroperasi dengan baik dan efisien.


Selain itu, perbedaan direktur dan komisaris adalah komisaris memiliki tanggung jawab dalam memantau kinerja perusahaan, menganalisis laporan keuangan, mengidentifikasi risiko, serta memberikan saran dan pengarahan kepada direksi.

Mereka memiliki kewenangan untuk meminta informasi, melibatkan auditor eksternal, dan melakukan tindakan pengawasan yang diperlukan demi kepentingan perusahaan dan pemegang saham.

Peran komisaris sangat penting dalam menjaga kepentingan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan, termasuk pemegang saham, karyawan, dan mitra bisnis.

Mereka bertindak sebagai pengawas independen yang bertujuan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan perusahaan. Pilihan komisaris yang tepat dan berintegritas adalah hal yang penting bagi suatu perusahaan.

Mereka harus memiliki pengetahuan dan pengalaman yang relevan dalam bidang bisnis perusahaan, serta memiliki integritas dan moralitas yang tinggi untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik. Secara keseluruhan.


komisaris adalah anggota dewan yang ditunjuk untuk mengawasi dan mengontrol jalannya operasional perusahaan, serta menjaga kepentingan pemegang saham. Peran mereka berfokus pada pengawasan, pengambilan keputusan strategis, dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

DASAR HUKUM

1. Dalam UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pasal 115 ayat 1, disebutkan bahwa tanggung jawab dewan komisaris yaitu menjalankan tugas pengawasan dan pemberian nasihat kepada direksi.
2. Dalam UU No.19 tahun 2003 tentang BUMN dalam pasal 25 yang menjelaskan bahwa anggota direksi dilarang memangku jabatan rangkap. Selanjutnya dalam pasal 33 juga melarang anggota komisaris merangkap jabatan
3. Dalam Pasal 94 ayat (3) UU PT tentang Anggota direksi diangkat untuk jangka waktu tertentu dan dapat diangkat kembali

PERBEDAAN DIREKTUR DAN KOMISARIS

Ada beberapa perbedaan Direktur dan Komisaris dalam konteks perusahaan. Berikut adalah beberapa perbedaan utamanya :

1. Peran dan Tanggung Jawab

Perbedaan direktur dan komisaris yang pertama bisa dilihat dari peran dan tanggung jawab dari keduanya.


Mereka berfokus pada pengawasan, analisis laporan keuangan, memberikan nasihat dan memastikan ketaatan perusahaan terhadap regulasi.

2. Pengambilan Keputusan


3. Keterlibatan dalam Tugas Administratif

Selanjutnya, perbedaan direktur dan komisaris bisa dilihat dari keterlibatannya dalam tugas administrative Direktur terlibat langsung dalam tugas adminsitratif dan manajerial.


4. Sumber Kedudukan

Keempat, perbedaan direktur dan komisaris bisa dilihat dari sumber kedudukannya.


5. Fokus Peran

Perbedaan direktur dan komisaris yang terakhir adalah dari fokus pada peran masing-masing.


Meskipun terdapat perbedaan direktur dan komisaris, keduanya saling melengkapi dan bekerja sama untuk mencapai keberhasilan perusahaan.

Perbedaan antara direktur dan komisaris hanya terletak pada satu hal yaitu direktur memastikan operasional perusahaan sesuai dengan objektif dan tujuan perusahaan, sementara komisaris memastikan agar operasional perusahaan tersebut sesuai dengan hukum dan norma yang berlaku.

TUGAS DIREKTUR DAN KOMISARIS

Adapun masing-masing dari direktur dan komisaris ada kewajiban dan tugas yang harus mereka jalani didalam suatu perusahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :

A. Direktur

Tugas seorang yang menjabat sebagai direktur perusahaan memiliki variasi yang berbeda pada setiap perusahaan. Namun secara umum tugas seorang direktur adalah sebagai berikut :

1. Mengelola bisnis dan menyusun strategi bisnis untuk kemajuan perusahaan
2. Melakukan evaluasi terhadap kinerja karyawan di perusahaan sehingga seluruh kinerja karyawan bisa ditingkatkan atau dipertahankan.
3. Menentukan dan memilih staf-staf yang membantu dalam perusahaan.
4. Menyetujui anggaran belanja perusahaan
5. Mengirim laporan secara rutin ke para pemegang saham
6. Melakukan pengadaan rapat dengan semua jajaran pada perusahaan tersebut
7. Menerapkan visi misi perusahaan


B. Komisaris

Komisaris juga memiliki tanggung jawab dan tugas yang sangat penting.

Apa saja tugas dan tanggung jawab komisaris? Tugas dan tanggung jawab komisaris adalah sebagai berikut:

1. Memberikan perintah pada perusahaan, dengan menerapkan berbagai kebijakan dan tujuan yang luas dari perusahaan atau organisasi yang dipimpinnya.
2. Memiliki hak untuk mendukung, memilih, mengangkat bahkan memberikan penilaian pada kinerja direksi-direksi perusahaan yang dipimpinnya.
3. Bertugas untuk memastikan bahwa sumber keuangan pada perusahaan tersebut cukup.
4. Bertugas untuk melakukan pengesahan pada anggaran tahunan.
5. Bertanggung jawab atas kinerja perusahaan kepada para pemilik saham
6. Dapat menentukan nominal gaji dan kompensasi yang akan diterima oleh tiap anggota dewan komisaris di perusahaan tersebut.

PENUTUP

Meskipun keduanya memiliki peran yang berbeda, direktur dan komisaris bekerja sama untuk mencapai tujuan perusahaan dan menjaga kepentignan pemegang saham.

Pemahaman yang jelas tentang perbedaan ini penting dalam memahami struktur dan fungsionalitas perusahaan serta menjada keseimbangan antara pengawasan dan pelaksanaan operasional yang efektif. Namun, keduanya tetap memiliki pengaruh yang besar dalam manajemen bisnis yang efektif dan efisien.


Demikian penjelasan semua tentang direktur dan komisaris dalam sebuah perusahaan. Semoga bisa membantu kamu yang ingin memulai bisnis awal untuk menentukan dari kepengurusan yang ada dalam perusahan kamu nantinya.

Jika kamu ada pertanyaan perihal struktur kepengurusan legalitas dalam PT, konsultasikan pada kami, bisa menghubungi kami di 0811878400. Konsultan kami siap membantu kamu! ☺