Info
Up to 20 KBLI Bidang Usaha, Buka rekening Bank, Kartu nama Semua Direktur, Stempel perusahaan
  August 07, 2026     09:57  
980 79


PP No. 30 Tahun 2026 Resmi Berlaku, Apa Dampaknya bagi Pelaku Usaha? Cek 5 Hal Ini Sekarang




Mulai *1 Agustus 2026*, dunia legalitas perusahaan mengalami perubahan yang cukup besar. Pemerintah secara resmi memberlakukan *Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku pada Kementerian Hukum*.

Peraturan ini menggantikan ketentuan sebelumnya mengenai tarif pelayanan jasa hukum di lingkungan Kementerian Hukum.  

Bagi sebagian orang, perubahan tarif PNBP mungkin terlihat sebagai kenaikan biaya administrasi biasa.

Namun bagi pelaku usaha, notaris, konsultan hukum, maupun calon pendiri Perseroan Terbatas (PT), perubahan ini berdampak langsung terhadap *biaya pendirian perusahaan, perubahan anggaran dasar, hingga pengelolaan legalitas perusahaan ke depan*.

Artinya, apabila Anda berencana mendirikan PT, melakukan perubahan akta, atau sedang mempersiapkan ekspansi usaha, maka memahami PP Nomor 30 Tahun 2026 menjadi sangat penting.

Kesalahan dalam menghitung biaya maupun menyusun anggaran dapat membuat proses pendirian atau perubahan perusahaan menjadi tertunda.

Artikel ini akan membahas secara praktis mengenai:

  1. apa isi PP Nomor 30 Tahun 2026;
  2. layanan apa saja yang mengalami penyesuaian tarif;
  3. dampaknya bagi pelaku usaha;
  4. serta langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum mengurus legalitas perusahaan.


# Apa Saja Aturan Terbaru dalam PP Nomor 30 Tahun 2026?




PP Nomor 30 Tahun 2026 diterbitkan sebagai tindak lanjut atas perubahan struktur organisasi pada Kementerian Hukum sekaligus penyesuaian jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pemerintah menilai bahwa tarif yang sebelumnya berlaku perlu disesuaikan agar sejalan dengan kebutuhan pelayanan publik dan pengelolaan PNBP di lingkungan Kementerian Hukum. 


Dalam Pasal 1 dijelaskan bahwa jenis PNBP di Kementerian Hukum meliputi beberapa kelompok pelayanan, yaitu:

  1. Pelayanan jasa hukum;
  2. Pelatihan fungsional perancang peraturan perundang-undangan;
  3. Pelayanan kekayaan intelektual;
  4. Penggunaan sarana dan prasarana sesuai tugas dan fungsi;
  5. Pelayanan peraturan perundang-undangan. 


Bagi pelaku usaha, kelompok pelayanan yang paling sering digunakan adalah **pelayanan jasa hukum**, karena di dalamnya termasuk berbagai layanan administrasi badan hukum seperti:

  1. pendirian Perseroan Terbatas (PT);
  2. perubahan anggaran dasar;
  3. layanan badan hukum lainnya melalui SABH.


Lampiran PP Nomor 30 Tahun 2026 kemudian merinci tarif resmi untuk setiap jenis pelayanan tersebut, termasuk tarif berdasarkan besaran modal dasar perusahaan. 

## Mengapa PP Ini Penting bagi Pelaku Usaha?




Banyak calon pendiri perusahaan hanya menghitung biaya notaris ketika menyusun anggaran pendirian PT. Padahal, terdapat komponen biaya lain yang wajib dibayarkan kepada negara berupa **PNBP**.

Dengan diberlakukannya PP Nomor 30 Tahun 2026, besaran PNBP kini mengikuti tarif baru sebagaimana tercantum dalam lampiran peraturan. Artinya, setiap pengurusan legalitas perusahaan harus memperhitungkan tarif terbaru tersebut agar tidak terjadi kekurangan anggaran pada saat proses pendaftaran.

Sebagai contoh, tarif pendaftaran pendirian Perseroan Persekutuan Modal kini dibedakan berdasarkan kelompok modal dasar perusahaan, mulai dari modal sampai dengan Rp25 juta hingga modal di atas Rp5 miliar. 

Bagi pelaku usaha yang akan melakukan perubahan anggaran dasar, PP ini juga menetapkan tarif tersendiri untuk perubahan dengan atau tanpa perubahan nama perseroan. 


# Apa Saja yang Diatur dalam PP Nomor 30 Tahun 2026?



Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026 bukan hanya mengatur mengenai kenaikan tarif pendirian Perseroan Terbatas (PT). Ruang lingkupnya jauh lebih luas karena mengatur **jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Hukum**.

Dengan kata lain, seluruh layanan hukum yang berada di bawah kewenangan Kementerian Hukum kini menggunakan tarif sebagaimana tercantum dalam lampiran PP tersebut. 

Bagi pelaku usaha, bagian yang paling banyak digunakan tentu adalah **Pelayanan Jasa Hukum**, khususnya layanan yang berkaitan dengan badan hukum seperti pendirian PT, perubahan anggaran dasar, hingga layanan administrasi badan usaha lainnya melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).
Tarif-tarif tersebut kini telah disesuaikan dan menjadi acuan resmi dalam setiap permohonan yang diajukan ke Kementerian Hukum. 

Perlu dipahami bahwa PP Nomor 30 Tahun 2026 **bukan mengubah mekanisme pendirian PT**, bukan pula mengubah syarat pendirian perusahaan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Peraturan ini berfokus pada **penyesuaian jenis layanan dan tarif PNBP** yang wajib dibayarkan kepada negara atas pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Hukum. 

## Siapa yang Terdampak?

Secara praktik, terdapat beberapa kelompok yang akan merasakan dampak langsung dari berlakunya PP Nomor 30 Tahun 2026.

### 1. Calon Pendiri Perseroan Terbatas (PT)

Masyarakat yang berencana mendirikan PT perlu menyiapkan anggaran yang lebih matang karena salah satu komponen biaya pendirian perusahaan adalah PNBP yang dibayarkan kepada negara.

Besarnya PNBP kini disesuaikan berdasarkan kelompok modal dasar perusahaan, sehingga setiap pendiri PT perlu mengetahui kategori modal dasar yang akan dicantumkan dalam akta pendirian. 

### 2. PT yang Akan Melakukan Perubahan Anggaran Dasar

Perusahaan yang akan melakukan perubahan anggaran dasar, baik perubahan tanpa perubahan nama maupun perubahan yang disertai perubahan nama perseroan, juga akan dikenakan tarif PNBP sesuai ketentuan terbaru.

Hal ini penting diperhitungkan sebelum menyusun anggaran perubahan perusahaan. 

### 3. Notaris dan Konsultan Hukum

Notaris sebagai pejabat umum yang mengajukan permohonan melalui SABH perlu menyesuaikan perhitungan biaya kepada klien berdasarkan tarif terbaru.

Begitu pula konsultan hukum atau penyedia jasa legalitas perusahaan harus memberikan informasi yang akurat agar tidak terjadi kekurangan pembayaran PNBP saat proses pengajuan.

### 4. Investor dan Pelaku UMKM

Meskipun tarif PNBP merupakan kewajiban kepada negara, pelaku UMKM maupun investor tetap perlu memperhitungkan biaya tersebut sebagai bagian dari investasi awal pendirian perusahaan. Perencanaan biaya yang tepat akan membantu menghindari penundaan proses legalitas karena kekurangan anggaran.

# Cek 5 Hal Ini Sebelum Mengurus Legalitas Perusahaan




Berlakunya PP Nomor 30 Tahun 2026 menjadi momentum bagi setiap pelaku usaha untuk mengevaluasi kembali rencana pendirian maupun perubahan perusahaan.

Jangan sampai proses legalitas tertunda hanya karena belum memahami perubahan tarif yang berlaku.

Berikut lima hal yang sebaiknya Anda periksa terlebih dahulu.


## 1. Tentukan Besaran Modal Dasar Perusahaan


Tarif PNBP pendirian PT kini dibedakan berdasarkan kelompok modal dasar. Oleh karena itu, pastikan Anda telah menentukan besaran modal dasar perusahaan sejak awal agar dapat memperkirakan biaya PNBP yang harus dibayarkan. 

## 2. Ketahui Jenis Permohonan yang Akan Diajukan

Apakah Anda akan:
  1. mendirikan PT baru;
  2. mengubah anggaran dasar;
  3. mengubah nama perseroan; atau
  4. melakukan perubahan lainnya.
Setiap layanan memiliki tarif PNBP yang berbeda sehingga penting untuk mengetahui jenis permohonan sebelum menghitung total biaya. 

## 3. Siapkan Anggaran Secara Menyeluruh

Banyak calon pelaku usaha hanya menghitung biaya notaris. Padahal dalam praktiknya terdapat beberapa komponen biaya, antara lain:
  1. PNBP Kementerian Hukum;
  2. jasa notaris;
  3. biaya administrasi pendukung; dan
  4. jasa pendampingan apabila menggunakan konsultan.
Dengan menyusun anggaran secara lengkap, proses pendirian perusahaan dapat berjalan lebih lancar.

## 4. Pastikan Menggunakan Tarif Terbaru

Masih banyak informasi biaya pendirian PT di internet yang mengacu pada tarif lama. Setelah PP Nomor 30 Tahun 2026 berlaku, tarif resmi yang digunakan adalah tarif sebagaimana tercantum dalam lampiran PP tersebut.

Oleh karena itu, pastikan Anda memperoleh informasi biaya dari sumber yang telah diperbarui. 

## 5. Konsultasikan Sebelum Mengajukan Permohonan

Apabila Anda masih ragu mengenai jenis layanan, besaran modal dasar, atau estimasi biaya yang harus dipersiapkan, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu.

Langkah ini dapat membantu menghindari kesalahan perhitungan maupun revisi dokumen yang berpotensi memperlambat proses pengurusan legalitas perusahaan.


Tips Izinkilat : Jangan hanya fokus pada biaya pendirian PT. Pastikan seluruh komponen biaya, termasuk PNBP, telah dihitung sejak awal agar proses pendirian atau perubahan perusahaan dapat berjalan tanpa hambatan.


# Perbedaan Tarif PNBP Sebelum dan Sesudah PP Nomor 30 Tahun 2026




Salah satu perubahan yang paling banyak diperhatikan oleh pelaku usaha setelah terbitnya **Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026** adalah penyesuaian tarif **Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)** untuk berbagai layanan badan hukum di Kementerian Hukum.

Walaupun mekanisme pendirian Perseroan Terbatas (PT) secara umum tidak berubah, besaran PNBP yang menjadi kewajiban pemohon kini menggunakan tarif baru sebagaimana tercantum dalam lampiran PP Nomor 30 Tahun 2026.

Tarif tersebut berlaku untuk berbagai layanan, mulai dari pendirian Perseroan Persekutuan Modal hingga perubahan anggaran dasar. 

Artinya, setiap calon pendiri PT maupun perusahaan yang akan melakukan perubahan akta perlu memperhitungkan biaya legalitas dengan lebih cermat sebelum mengajukan permohonan melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).

# Tarif PNBP Pendirian PT Berdasarkan Modal Dasar


PP Nomor 30 Tahun 2026 membagi tarif PNBP pendirian Perseroan Persekutuan Modal ke dalam empat kelompok berdasarkan modal dasar perusahaan.




# Tarif PNBP Perubahan Anggaran Dasar PT


Selain pendirian perusahaan, PP Nomor 30 Tahun 2026 juga menetapkan tarif baru untuk perubahan Anggaran Dasar Perseroan.



# Apa Dampaknya bagi Pelaku Usaha?



Sekilas, perubahan tarif PNBP mungkin terlihat sederhana karena hanya berupa penyesuaian biaya administrasi. Namun dalam praktiknya, perubahan ini memiliki dampak yang cukup besar terhadap perencanaan biaya pendirian maupun perubahan perusahaan.

Sebagai contoh, seorang pelaku usaha yang sebelumnya hanya memperkirakan biaya jasa notaris dapat mengalami kekurangan anggaran apabila belum memperhitungkan tarif PNBP terbaru.
Akibatnya, proses pendirian atau perubahan perusahaan dapat tertunda hingga pembayaran PNBP diselesaikan.

Selain itu, perusahaan yang sedang melakukan restrukturisasi, penambahan investor, atau perubahan anggaran dasar juga perlu mengalokasikan biaya legalitas sesuai tarif yang berlaku agar seluruh proses administrasi berjalan lancar.

# Simulasi Perhitungan Biaya Pendirian PT



Agar lebih mudah dipahami, berikut ilustrasi sederhana.

### Contoh 1

Seorang pelaku usaha akan mendirikan PT dengan modal dasar sebesar **Rp20 juta**.
Komponen biaya yang perlu dipersiapkan antara lain:
  1. PNBP pendirian PT: **Rp300.000**
  2. Jasa notaris
  3. Biaya administrasi pendukung
  4. Jasa pendampingan (apabila menggunakan konsultan)
Karena modal dasar masih berada pada kelompok sampai dengan Rp25 juta, maka tarif PNBP mengikuti kategori pertama. 


### Contoh 2

Perusahaan akan didirikan dengan modal dasar sebesar **Rp500 juta**.
Komponen PNBP yang berlaku adalah **Rp600.000**, karena modal dasar berada pada kelompok lebih dari Rp25 juta sampai dengan Rp1 miliar. 

### Contoh 3

Sebuah perusahaan akan didirikan dengan modal dasar **Rp2 miliar**.
Tarif PNBP yang dikenakan adalah **Rp1.500.000**. 

### Contoh 4

Perusahaan berskala besar dengan modal dasar **Rp8 miliar**.
Tarif PNBP yang berlaku menjadi **Rp5.000.000**. 

# Berapa Total Biaya yang Harus Disiapkan?



Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan calon pendiri PT adalah:

Apakah cukup menyiapkan biaya PNBP saja?
Jawabannya tentu **tidak**.

PNBP hanyalah salah satu komponen dalam keseluruhan proses pendirian perusahaan. Secara umum, anggaran yang perlu dipersiapkan meliputi:
  1. PNBP Kementerian Hukum
  2. Jasa Notaris
  3. Penyusunan Akta Pendirian
  4. Pengesahan Badan Hukum
  5. Pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB)
  6. Konsultasi dan pendampingan legal (apabila menggunakan jasa profesional)
Karena itu, calon pelaku usaha sebaiknya tidak hanya berfokus pada tarif PNBP. Yang lebih penting adalah menyusun estimasi biaya secara menyeluruh agar proses pendirian perusahaan tidak terhenti di tengah jalan.

# Tips Menghemat Biaya Legalitas



Banyak pelaku usaha mencoba mengurus legalitas perusahaan sendiri dengan harapan dapat menghemat biaya. Namun, dalam praktiknya langkah tersebut justru sering menimbulkan biaya tambahan akibat kesalahan administrasi atau revisi dokumen.

Beberapa tips yang dapat Anda lakukan antara lain:

  1. Tentukan modal dasar sejak awal.
  2. Pilih KBLI yang sesuai dengan kegiatan usaha.
  3. Pastikan struktur pemegang saham dan pengurus telah final sebelum akta dibuat.
  4. Gunakan data identitas yang masih berlaku.
  5. Hitung seluruh komponen biaya, bukan hanya biaya notaris.
  6. Gunakan pendamping profesional apabila belum memahami proses pendirian PT.
Dengan persiapan yang matang, proses pendirian maupun perubahan perusahaan akan berjalan lebih cepat, efisien, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

# Solusi Cepat untuk Pelaku Usaha yang Akan Mendirikan PT




Berlakunya **Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026** menjadi pengingat bahwa mendirikan Perseroan Terbatas (PT) bukan hanya sekadar membuat akta di hadapan notaris.

Pelaku usaha juga perlu memperhatikan komponen biaya resmi berupa **Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)** yang wajib dibayarkan kepada negara sesuai tarif yang berlaku pada Kementerian Hukum.  
Oleh karena itu, sebelum memulai proses pendirian perusahaan, ada beberapa langkah yang sebaiknya dilakukan agar proses berjalan lancar dan tidak mengalami kendala administrasi.

## 1. Tentukan Bentuk Usaha yang Tepat

Sebelum menghitung biaya, pastikan terlebih dahulu bentuk badan usaha yang akan didirikan.

Misalnya:
  1. PT Persekutuan Modal
  2. PT Perorangan
  3. CV
  4. Firma
  5. Persekutuan Perdata
Setiap bentuk badan usaha memiliki ketentuan hukum, persyaratan, serta biaya pengurusan yang berbeda.

## 2. Tentukan Besaran Modal Dasar

Modal dasar tidak hanya berpengaruh terhadap struktur perusahaan, tetapi juga menentukan kelompok tarif PNBP yang dikenakan pada saat pendirian Perseroan Persekutuan Modal.

Oleh karena itu, modal dasar sebaiknya disusun sesuai kebutuhan bisnis, bukan sekadar mengikuti kebiasaan. 

## 3. Tentukan Bidang Usaha (KBLI) Sejak Awal

Kesalahan memilih KBLI merupakan salah satu penyebab paling sering terjadinya perubahan akta di kemudian hari.
Pastikan KBLI yang dipilih benar-benar menggambarkan kegiatan usaha yang akan dijalankan agar tidak perlu melakukan perubahan setelah perusahaan berdiri.

## 4. Siapkan Anggaran Legalitas

Selain biaya operasional perusahaan, siapkan pula anggaran untuk:
  1. PNBP Kementerian Hukum;
  2. jasa notaris;
  3. penyusunan akta;
  4. pengurusan NIB melalui OSS;
  5. serta biaya pendampingan apabila menggunakan jasa konsultan.
Dengan perencanaan yang baik, proses pendirian perusahaan dapat berjalan tanpa hambatan akibat kekurangan anggaran.

## 5. Gunakan Pendamping Profesional

Mengurus legalitas perusahaan secara mandiri memang memungkinkan. Namun, bagi pelaku usaha yang belum terbiasa dengan proses administrasi badan hukum, menggunakan jasa pendamping profesional sering kali lebih efisien.
Pendamping yang berpengalaman dapat membantu memastikan:
  1. dokumen telah lengkap;
  2. struktur perusahaan sesuai ketentuan;
  3. pemilihan KBLI tepat;
  4. serta proses pengurusan berjalan lebih cepat.

# Layanan Pendirian PT di Izinkilat

Izinkilat membantu pelaku usaha mengurus pendirian Perseroan Terbatas secara praktis, transparan, dan sesuai dengan ketentuan terbaru yang berlaku.

Melalui layanan kami, Anda akan memperoleh:
  1. Konsultasi awal mengenai bentuk badan usaha
  2. Penyusunan Akta Pendirian oleh Notaris
  3. Pengesahan Badan Hukum dari Kementerian Hukum
  4. Pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB)
  5. Pendampingan hingga perusahaan siap beroperasi
Kami juga membantu pelaku usaha memahami besaran biaya resmi, termasuk tarif PNBP terbaru berdasarkan PP Nomor 30 Tahun 2026, sehingga tidak ada biaya yang tidak terencana selama proses pengurusan.

# Kesimpulan


Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026 membawa perubahan penting dalam tarif **Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)** yang berlaku pada Kementerian Hukum.

Peraturan ini menggantikan ketentuan sebelumnya dan menjadi dasar resmi bagi berbagai layanan administrasi badan hukum, termasuk pendirian Perseroan Terbatas dan perubahan anggaran dasar. 

Bagi pelaku usaha, perubahan ini bukan hanya soal kenaikan atau penyesuaian biaya, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menyusun anggaran legalitas secara matang sejak awal.

Sebelum mendirikan PT, pastikan Anda telah:
  1. menentukan bentuk badan usaha;
  2. menetapkan modal dasar;
  3. memilih KBLI yang tepat;
  4. menghitung seluruh komponen biaya;
  5. memahami tarif PNBP terbaru;
  1. serta berkonsultasi apabila masih memerlukan pendampingan.
Dengan persiapan yang baik, proses pendirian perusahaan dapat berjalan lebih cepat, lebih efisien, dan memberikan kepastian hukum bagi usaha yang akan dijalankan.

# Frequently Asked Questions (FAQ)



## 1. Apa itu PP Nomor 30 Tahun 2026?

PP Nomor 30 Tahun 2026 adalah Peraturan Pemerintah yang mengatur jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Hukum. 

## 2. Kapan PP Nomor 30 Tahun 2026 mulai berlaku?

PP ini diundangkan pada tanggal **2 Juli 2026** dan mulai berlaku **30 hari setelah diundangkan**, sehingga efektif berlaku sekitar **1 Agustus 2026**

## 3. Apakah pendirian PT menjadi lebih mahal?

PP Nomor 30 Tahun 2026 menetapkan tarif PNBP baru untuk pendirian PT berdasarkan kelompok modal dasar. Besaran total biaya pendirian tetap bergantung pada komponen lain seperti jasa notaris dan layanan pendampingan. 

## 4. Apakah semua PT dikenakan tarif yang sama?

Tidak. Tarif PNBP pendirian Perseroan Persekutuan Modal dibedakan berdasarkan besaran modal dasar perusahaan. 

## 5. Apakah perubahan anggaran dasar juga mengalami penyesuaian tarif?

Ya. PP Nomor 30 Tahun 2026 menetapkan tarif PNBP untuk perubahan anggaran dasar, baik tanpa perubahan nama maupun dengan perubahan nama perseroan. 

## 6. Apakah tarif PNBP sudah termasuk jasa notaris?

Tidak. Tarif PNBP merupakan penerimaan negara yang dibayarkan kepada Kementerian Hukum dan berbeda dengan biaya jasa notaris.

## 7. Bagaimana cara mengetahui estimasi biaya pendirian PT?

Estimasi biaya dapat dihitung dengan menggabungkan tarif PNBP sesuai modal dasar, biaya notaris, serta biaya pengurusan legalitas lainnya.

## 8. Apakah Izinkilat dapat membantu pendirian PT?

Ya. Izinkilat menyediakan layanan pendirian PT, perubahan perusahaan, pengurusan NIB, serta konsultasi legalitas perusahaan dengan pendampingan hingga proses selesai.

Penulis : Prisca Kesuma Wardhani